Bjorka Sarankan Pemimpin Tertinggi dalam Teknologi Bukan Politisi atau Tentara

  • Bagikan
Foto : Ilustasi Ketahan Ciber/Pixabay

SIKLOPEDI BERKAT – Lewat unggahan Twitter @bjorkanism menuliskan Pemimpin tertinggi dalam teknologi harusnya ditugaskan kepada seseorang yang mengerti, bukan politisi dan bukan seseorang dari tentara, Seperti seperti diwartakan eramuslim.com, Minggu 11 September 2022.

Bjorka pun lewat unggahannya di Twitter mengatakan alasan mengganggu pemerintahan RI adalah untuk merubah Indonesia jadi negara yang lebih baik. Bjorka juga mengatakan bahwa yang memimpin teknologi di Indonesia jangan politisi atau tentara.

“Pemimpin tertinggi dalam teknologi harusnya ditugaskan kepada seseorang yang mengerti, bukan politisi dan bukan seseorang dari tentara. Karena mereka cuma orang bodoh,” kata Bjorka lewat akun Twitter @bjorkanism, seperti seperti diwartakan eramuslim.com, Minggu 11 September 2022.

Aksinya ini kata Bjorka dedikasikan untuk kerabatnya yang merupakan orang Indonesia namun tinggal di Warsawa, Polandia. “Saya punya seorang kawan baik di Warsawa dan dia banyak bilang betapa kacaunya Indonesia. Saya melakukan ini untuk dia,” ungkap Bjorka.

Baca Juga : BIN Tegaskan Akun Bjorka Retas Dokumen Lembaga Presiden Adalah Berita Hoax

Kerabatnya yang sudah lanjut usia itu menurut Bjorka, sudah kehilangan status sebagai warga negara Indonesia akibat kebijakan tahun 1965.

“Dia tidak lagi diakui Indonesia sebagai warga negara karena kebijakan 1965. Walaupun dia seorang bapak tua yang sangat cerdas,” tuturnya.

Kata Bjorka, orang yang dekat dengan dirinya itu telah mengurusnya sejak dia lahir. Kerabatnya itu ingin pulang membangun Indonesia dengan teknologi. Namun, keinginan kerabatnya itu tidak terwujud lantaran kebijakan Orde Baru di tahun 1965.

  • Bagikan